Halo pembaca setia...

Mulai sekarang anda bisa menulis artikel di blog ini. Misalnya: buku harian, opini, dan sharing
KLIK DISINI
Home » » Putri Marcellin dan charles Dengan Kuda Putihnya (Part 1)

Putri Marcellin dan charles Dengan Kuda Putihnya (Part 1)

Written By Raga Arif Kurniawan on Saturday, 11 April 2015 | 00:28

Inspirasisukses.com Dengan mata yang berkaca-kaca ia mulai menyisipkan wajah sedihnya dan berlari menuju tanah lapang sembari mencabuti rumput-rumput dengan kaki terbujur lesu. Kali ini putri marcelin begitu kecewa dengan kehadiran tamu tak diundang yang sering menerornya. Ini bukan masalah martabat akan tetapi masalah hati, belum lama sang putri dicampakan oleh calonnya kini ia mendatanginya. Entah apa yang di inginkan charles tetapi sang putri merasa ia ingin mencari tahu tentang kejadian malam itu.

Angin menidurkannya sesaat
Sambil mengintip-ngintip sang putri mulai menyingsingkan gaun panjangnya yang menyentuh tanah itu. Dan benar pemuda itu masih ada di ruang depan dengan duduk hampir tertidur. Sang ratu masih mengintip dan mulai duduk bersandar pada pohon besar di samping rumahnya. Angin membelai wajah indahnya dan membuatnya mengantuk. Beberapa saat sang ratu pun tertidur. Sekumpulan semut berjalan berbaris rapi dengan satu komando. Diantara salah satu semut pun berkata kepada teman lainnya, “ Tidak biasanya sang ratu tidur diluar”. Tidak menghiraukan ia berlalu meninggalkan sang ratu.

Kini tamu itu merasa sang tuan rumah tidak berada di rumah ia pun bergegas untuk pulang. Dari jauh terlihat gaun panjang yang terbang terbawa angin, tentu membuat charles tersenyum dan menghampiri si putri. Tidak ingin membangunkan sang putri kini charles memilih tidur disamping sang ratu dengan keadaan gurau.

Ketika kepala sang putri terjatuh di bahu charles disaat itu mereka berdua diperhatikan oleh sepasukan semut dan seraya semut itu berkata,”wah mesrahnya mereka berdua ini”. Debu dari arah utara berlalu tanpa menghiraukan mereka berdua hingga charles jatuh dalam tidurnya ke arah kiri. Tentu sang putri yang bersandarpun ikut terjatuh dalam pelukan charles sontak sang putri menjerit histeris dan beranjak dari pelukan charles.

Tapi charles berpura-pura tidur dengan posisi tangan memeluk perut putri tidak dilepasnya. Sang putri pun memukul-mukul wajah charles hingga charles tertawa. Sang putri berdiri tetapi tangan berada atas tangan kanan charles hingga terbelai halus dan menyebabkan sang putri tak kuasa untuk bertanya,”kenapa kamu disini?”. Aku disini?jawabnya,...Ya mengapa kamu disini? Harusnya aku yang bertanya mengapa kamu tidur disini? Sudah tau aku datang menemuimu :D

Mereka berdua menaiki kuda jantan berwarna putih
Sang putri dengan wajah memerah meninggalkan charles. Dari kejauhan charles berteriak, “ Oia yang barusan aku taruh pesan dalam kertas di gaunmu”. Sang putri terhenti dan membuka sakunya meraih secarik kertas dan memang benar mendapati pesan kertas itu. Dibacanya ,”apa kamu tega meninggalkan orang yang setiap kali berlari-lari di pikiranmu?”.
Hendak menoleh kebelakang tetapi charles telah memeluknya dari belakang dan merangkul perut sang putri sambil membisikkan ke telinga kiri,”Aku Sudah Capek Berlari-lari di Pikiranmu Sekarang Aku Ingin Kamu Ganti Rugi”.

Sang ratu terdiam dan tersenyum sambil berkata,”Kamu Bisa Apa Kalau Aku Nggakmau”. Charlespun memanggil kuda putihnya dengan siulnya. Sontak kudapun datang dan diangkatnya sang Putri naik keatas kuda dan berlalu pergi bersama menelusuri jalan.

Ditengah jalan mereka berdua saling pandang dan tertawa haha hihi terbiasa dengan suasana yang indah. Hilang rasa kacau dan kesal beberapa waktu lalu saat charles tidak datang pada makan malam bersama keluarga Sang putri. “Maaf kemarin aku nggak bisa datang karna adikku tiba dirumah, aku sayang kamu” , ucap charles. Kini charles merasa lega karna sang ratu tidak lagi marah karna hal itu. Kuda yang melaju kencang kini di hentikannya di taman yang penuh dengan bunga.

“Aku nggak minta hal banyak dari kamu, yang aku minta kamu selalu ada setiap aku memandang dunia ini”. Mereka berdua saling berpelukan dan mendesah sesaat aroma wangi tak dapat menghentikannya dan membuatnya tiba di musim emas dimana mereka berdua mengucapkan janji sucinya dan berjanji saling menyayangi selamanya.

Berlanjut di  Putri Marcellin dan charles Dengan Kuda Putihnya (Part 2)

By : Arif Kurniwan tulisan berlisensi  from  (www.inspirasisukses.com)                
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

author
Get Free Email Updates to your Inbox!

Popular Posts

Pengikut

Powered by Blogger.
 
Support : Artikel Asli | Artikel Senyum | Jagoan Neon Blog
Copyright © 2013-2014. inspirasi sukses 2 - All Rights Reserved
Dipublikasikan oleh Raga Arif Kurniawan
Powered by Blogger